Saham/stock adalah Suatu bukti kepemilikan dari suatu perusahaan.
Contoh, bila anda membeli 1000 saham PT A dimana PT A tersebut menerbitkan 100,000 saham, berarti anda memiliki PT A sebesar 1%.
Setiap perusahaan memiliki kebebasan dalam menentukan berapa banyak saham yang akan mereka terbitkan.
Ketika anda membeli saham suatu perusahaan, harga saham anda akan di pengaruhi oleh kinerja dari perusahan tersebut dalam meraih keuntungan atau kerugian yang dialami perusahaan. Apabila perusahaan tersebut meraih keuntungan, maka harga saham perusahaan tsb akan naik dan sebaliknya juga apabila perusahaan mengalami kerugian maka harga sahamnya akan turun.
Tapi pada umumnya, kinerja perusahaan dalam menentukan naik turunnya harga saham cenderung menjadi "Longterm driver"
Individu atau trader, dalam membeli atau menjual saham memanfaatkan fluktuasi dari harga saham tersebut
Contoh, bila anda membeli saham coca cola $50 dan menjualnya setelaha harga naik ke $60, maka anda akan memperoleh keuntungan sebesar $10 ($60-$50=$10)
Berikut ini ilustrasi mengenai nilai saham anda apabila harga sahamnya naik atau turun
| Harga Saham Naik | Harga Saham Turun |
Beli Saham | Untung | Rugi |
Jual Saham | Rugi | Untung |
Note: Banyak negara yang melarang setiap individu untuk melakukan short selling, (menjual saham terlebih dahulu baru kemudian ketika harga turun melakukan aksi beli (buy back) di pasar saham), termasuk negara kita juga